Monday, 22 August 2016

Apa yang seorang introverted
harus miliki?

Senin,
Agustus ke-22 di tahun 2016.

Di mulai dari pagi yang cukup kesianganku terbangun dari Bandung langsung ke Jakarta tanpa balik ke apartemen dulu langsung ke kantor. Namun postingan ini kita tidak akan bahas itu mantemanku~


Kita akan membahas yang satu ini,
Apa yang seorang introverted harus miliki?




Semua di mulai setelah sholat Ashar bersama Zuhdi dan Dhika. Hmm gimana ceritanya ini, pokoknya jadi anak magang itu ada yang ga kebagian meja di dalam ruang D36 (padahal ruangannya gede kan ukurannya D36) nah jadilah mereka yang ga kebagian meja ini dipindahin ke ruangan yang namanya biasa dipanggil Sanur. Oke balik lagi, setelah sholat Ashar kami bertiga tadi balik ke Sanur kan. Tadinya di Sanur itu ada si Zahra sama si Akbar sama satu lagi si Cicel. Siapa kah mereka? Ntar keliatan di fotonya, tapi gaada foto Cicel sih. Nah kami bertiga pun bertanya sama si Cicel yang tinggal sendiri si Sanur,"Loh, mana mereka?". "Ke atas" jawab Cicel. Terus ini selanjutnya dialog bergantian:
"Ke atas? Helipad?"
"Iyaa"
"41?"
"Iyaaa"

Lalu kami bertiga pun dengan rasa percaya tidak percaya langsung menyusul mereka ke 41. Pas naik ada 2 mbak-mbak dari Dentsu Strat ga sengaja ikutan, mereka kaget kok liftnya naik ahahaha terus kami bilang mau ke helipad eeh mereka malah jadi ngikut. Lalu berlanjut lah kami bertiga mencari 2 teman kami yang hilang dan 2 mbak-mbak tadi keliling-keliling cari spot foto karena bingung juga cara naik ke helipad gimana wkwk. Oke lalu kami akhirnya terkumpul berlima, namun belum dapat cara naik ke helipad. Kami mencoba naik tangga ke atas namun yang terlihat hanya pipa-pipa dan lain sejenisnya. Setelah mencoba keliling bener-bener keliling dapat lah jalan menuju helipad yang sebenarnya namun terhalangi lagi oleh para bapak-bapak yang bilang,"Ga boleh kalo gaada izin, ini kan tempatnya berbahaya ya,......." dan lain sebagainya intinya bilangin itu ada CCTV kalian tunggu aja paling ntar ada security naik ke sini. Kami pun yang udah nyobain izin sebentar aja tetep dilarang, akhirnya kami turun kembali ke bawah. Tapi si Akbar berbisik,"Udah, tunggu aja dulu sini!". Sembari menunggu aku pun sedikit foto daerah sekitar.


Akhirnya dapat sisi ini setelah biasanya cuma dapat sisi Blok M Square dan lurusannya wkwk




Yak, ini lah lantai 41, kalo mau ke helipad naik lagi. Ntar kalo udah naik ada tangga naiknya lagi.



Setelah melihat para bapak-bapak udah turun mereka pun kembali naik ke atas. Ya, aku otomatis dengan hati yang bimbang juga ikutan naik kan. Sejujurnya hal yang gini nih paling malesin, kalo urusannya udah ketangkep security ntar bakal gini gitu kan, apalagi ini udah seminggu terakhir magang kan ga enak ya kalo ada masalah wkwk yah tapi dengan hati penuh bimbang (lagi) akhirnya akupun mencoba mengikuti mereka yang begitu semangat untuk naik ke atas.

Sampai nya di atas, tapi belom di helipad, aku mencoba menahan diri seperti,"udah pas (pasa maksudnya, manggil diri sendiri), di sini aja pas, udah udah" dan foto-fotoin sekitar. Lagi. Dengan urutan yang paling semangat yaitu Akbar, Zahra, dan Zuhdi udah deluan naik ke helipad. Terus aku sama Dhika masih foto-fotoin sekitar di bawah.


Wazzap up there, guys?




Jump-ah to the cloud yoh




Tim-Masih-Menikmati-Di-Bawah-Helipad




Up there? Hmm



Lalu Zuhdi yang melihat kami berdua masih di bawah manggilin kami kira-kira kini manggilnya,"Hey ayo ke atas sini!". Aku pun nanyain Andhika,"Ke atas nih?". Dan Dhika jawabnya,"Ya ayo". Yah, lalu kami pun naik ke atas. Sama seperti pemikiran di bawah, malesnyaaa kalo udah ketangkep security nanti. Tapi yaudalah, akupun mikirnya udah sampe sini ya nanggung juga sekalian aja sih naik ya. Stupid Very lah, Bodo Amat, naik laaaaaaah.


Ya, akhirnya aku ke atas ahahahahahahahaha
itu si Zuhdi tampak dari belakang.




Wait, got some repetition rait here




Yeaaah akhirnya pasa.ptr sampai di helipad




another-dibuang-sayang-photo




Here's the gank-to-the-helipad, Cuy~
Kanan ke kiri yak, adaaaaa




another-dibuang-sayang-selfie
engga ding, ga dibuang sayang ini wkwk




Yaps, Menara Sentraya




Kalo ditanya kenapa si Zuhdi sama Zahra foto gini jawabannya kira-kira gini:
"Gini nih, Zuh, nah gini ya fotoinnya"



Yak, dapat lah foto yang di paling pertama tadi sebagai foto pembuka wkwkwkwkwk




Terus karena mereka-bilang-sih-keren-ide-yang-bagus-gitu--eak
Jadinya mereka pengen difotoin juga.



Nah nah nah, terus kan mau foto satu-satu nih mereka, tapi pas yang satunya geser eeeh tau-tau nongol 2 orang bapak security langsung negur kami. Nanyain kan kami dari mana, tapi ya kami diem aja, malah si Akbar bilangnya "dari tadi" lagi wkwkwk bego bedh dah, terus akhirnya siapa gitu yang bilang 36 aja. Ya kami gamau kan bawa-bawa perusahaan kami, ntar kena terus perusahaannya lagi bukan kaminya wkwk kan kasian ya, kitanya wkwkwkwk akhirnya karena kami bener-bener polos ya yah begitulah kan ya, kami pun turun ke bawah lagi dengan hati cukup gembira karena sempat mengambil beberapa gambar untuk diabadikan.




Yap, sebelum turun via lift, karena sangat memungkinkan
untuk tidak ke sini lagi ahaha



Jadi...
Menjawab judul postingan ini.
Kamu masih bertanya
apa jawabannya?





Teman Extroverted.

No comments:

Post a Comment