Saturday, 5 March 2016

Area52
Scribblebook

Yohoo yohoo yohoo kamu yang rela meluangkan waktunya untuk mampir ke lubang ini, selamat datang!

Di postingan kali ini aku mau ceritain tentang
"lagi-lagi HOW&WHY DKV nya ITENAS beri ku hadiah"
wkwkwk yah begitulah, lanjut!






Sebelum ceritain soal hadiahnya, aku mau ceritain tentang salah satu karya di sana, yang akhirnya jadi objek fotoku yang akhirnya (lagi) buatku bisa terpilih menjadi caption dan foto terbaik.

Pebruari ke-25 di tahun 2016.
Karya tugas akhir milik Muthahari Insani (behance//instagram) yang berhasil mencolok mataku. Kalo sekedar ilustrasi, mungkin aku bakal anggap ini,"oh keren, gaya ilustrasi nya gini" karena aku ga begitu ngikutin ilustrasi soalnya kan. Tapi ini dia mengilustrasikan puisi. Mungkin beberapa dari kamu anggap itu biasa aja, tapi bagi aku itu mendebarkan (anjos). Kenapa? Karena aku mau nulis visual novel wkwk, dan beliau berhasil membuatku sangat sangat terinspirasi dan termotivasi.

"Visualisasi Antologi "Potret Pembangunan Dalam Puisi" Karya W.S. Rendra Melalui Perancangan Buku Ilustrasi"
Judul TA beliau, si Muthahari Sweeneypen.
Edanpisan.




Nah ini dia foto yang kuambil yang buatku terpilih jadi caption dan foto terbaik ahaha tapi coloringnya ga kaya gini kemaren itu. Bisa dicek di salah satu postingan instagramnya pasa.ptr.


Ah iya, jadi kemaren itu ke sana sekalian sebenarnya ke pamerannya. Tujuan utamanya itu untuk wawancara ke salah satu Desainer dari Changcutama Visual Mandiri dan juga Monoponik, Ridwan Mets, untuk melengkapi tugas mata kuliah Metode Penelitian ahaha. Nanti pas udah kelar mata kuliahnya kuposting ke sini hasil wawancara dan segala rupanya. Kalo sekarang bukan itu pembahasan kita haha.





Yak ini dia hadiahnya wohooo!!


Scribblebook™ 
dari Area52




Saat masih terbungkus rapi, bray.




"Buka bungkusnya, Pasa!"
"Oke."




Yak, ini dia dalamnya, halaman pertama buku nya.




"The Weirder Book For Wilder Scribblers"
anjos.






Tampak lembaran demi lembaran.




Duh ini nama tekniknya apa ya ahaha mata kuliah Creative Printing Production nih, lupa tapi. Mungkin kalo kamu anak DG tau lah ya wkwk jadi ini dipress gitu di bahan dasarnya, kulit. Ini di bagian belakang bukunya, bray.




Ada tali pembatasnya gitu bray, penanda nya gitu. Penanda tanpa Pertanda.




Area52brand




Oke, ini dia tampak sampul depan buku nya. Kamu siap?




Yak. Ini dia setelah di-custom sama PTR. Fail.
Fail kali sumpah wkwk nanti aku buat stiker lah, mau tambal itu tanda tanya nya. Menyesal wkwk.




Tapi PTR nya ga fail fail kali lah, masih aman lah. Tanda tanya nya itu tadi aja itu.




Yak bagaimana keadaan di dalamnya setelah sampulnya diotak-atik?




Udah ada tanda pemiliknya haha




Pasa PTR




Eits, ada pesan di belakang situ. Apakah tulisannya?




itu.




Oke sekian postingan kali ini, soal review gimana make nya menyusul! Belom dicobain ahaha tapi seriusan, dari ukuran, berat, bahan, enak pisssaaan. Sangat nyaman digunakan!


-

Scribblebook™
by Area52

Classic: Rp. 130.000,-
Multipaper: Rp. 160.000,-

Order to:
whatsapp: 0813-2004-1052
e-mail: area52brand@gmail.com

Official LINE Account:

-


Mayan, untung 130ribu, bray wkwk.
btw, karena kebiasaan selama oprec IMAGI kemaren manggil anak-anaknya pake "kamu", aku jadi kehilangan kebiasaan manggil "kau". Ah, sodamnhigh.

6 comments:

  1. anjos anjooooooooosss lulllllsssssss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ibeb is typing ada kolom komennya juga mungkin udah penuh dengan ocehan hantu pradhaniel wkwkwk

      ga ding, nanti kau close tumblr lagi

      Delete
  2. nanti tumblrnya langsung saya protect pakai password bang wkwk. itulah enaknya tumblr, komennya susah. kecuali kau punya tumblr cuma follow doang. kau bebas repost dan komen wkwk.

    ReplyDelete
  3. ah iya, ngapainlah kau hilangin tombol subscribe bang. kan bisa subscribe manual wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. biar blog nya gak "blog kali" haha, subscribe by email lah!

      Delete
  4. haha iya, sudah sejak sepekan lalu kurang lebih, subscribe manual dari blogger. di daftar bacaan wkwk.

    ReplyDelete