Hari ini Juli ke-14 di tahun 2013, tadi pas tarawihan aku mendadak bingung
sendiri. Aku teringat ada kutipan yang bunyinya kek gini,”Ga masalah hasilnya, yang penting usaha saat mengerjakannya”.
Nah, yang tepikirkan pas tarawih itu gini, ga semua hal bisa kita masukin ke
kutipan tadi itu. Aku dapat 2 misal di sini. Misal yang pertama dalam permainan
papan, Othello/Reversi. Yang kedua dalam mendesain suatu gambar yang bersifat
persuasif atau untuk iklan gitu.
Yang pertama kita bahas, kenapa di dalam reversi kutipan itu ga bisa
diterima?
Karena tiap aku main reversi kalo langkah-langkah awal aku terlihat sangat unggul oleh orang-orang awam itu malah akan
berakibat fatal di tengah permainan. Bukan Cuma kalah, tapi juga kalah telak.
Dalam reversi kita harus bisa melihat langkah selanjutnya yang akan lawan
pasang dan yang harus kita pasang. Juga kita harus pandai memasang
langkah-langkah menjebak yang membuat lawan silab.
Sekali aja salah satu pemain salah langkah, bisa sangat fatal hasilnya. Karena
itu dalam reversi kita bisa langsung menyerang dengan kekuatan penuh atau merelakan
biji tersisa 1-4 untuk melihat langkah lawan dan membawanya ke dalam jebakan
kita. Tergantung cara bermain kita dan lawan gimana sih. Nah, balik lagi kenapa
gabisa diterima kutipannya? Karena dalam pertandingan ini kita ga hasilnya buruk,
kan? Masa sih Ga masalah hasilnya kalah,
yang penting pas kita tanding kita sempat hampir telak-kan lawan. Gaadak itu,
yang ada lawan ketawa liat kita masuk dalam perangkapnya. Nah, jadi kutipan
nih,”Terkadang kita harus rela dipukul di
awal pertandingan untuk melihat seberapa besar kekuatan lawan”. Di saat
lawan mulai lengah, melemah dan tampak kelemahannya, di saat itu lah kita akan
langsung menghabisi nya. Untuk petarung butuh latihan fisik yang disiplin
pastinya agar badan kuat dipukulin di awal kan? Gitu juga main reversi, butuh
latihan taktik yang banyak agar bukannya rela dipukul malah dibombardir
habis-habisan.
Yang kedua kita bahas, kenapa di dalam mendesain suara gambar yang tujuannya
untuk khalayak ramai itu ga bisa diterima?
Karena begini, aku pernah dengar dialog
gini:
“Keren ya gambarnya”
“Iya lah. Dia pakai Corel Draw la pulak. Aku pakai photoshop mana bisa
begini”
Serius. Itu aku gelik kali dengernya. Kenapa? Emang kalo lah ini kita dalam
keadaan (bisa dibilang) jago mainin teknik manipulasi dalam photoshop dan kosong
gatau gimana caranya pakai corel draw. Terus suatu hari kita diajarin dasar corel
draw. Apa bisa kita buat yang dibilang KEREN
itu tadi? I don’t think so. Semua itu bukan dari apa yang kita gunakan. Tapi dari
apa yang mahir kita gunakan, bisa kita buat. Bahkan dengan MS Paint sekalipun
kalo kita jago gunainnya, bisa kita buat yang lebih bagus dari hasil program
pengolah gambar lainnya yang profesional gunakan sekalipun. Itu misal dalam
digital kan. Kalo lah di manual drawing. Ada yang bilang,”Iya lah, pensil dia
lengkap. Aku cuma pakai 2B”. Lah, emang kalo la pensilmu lengkap tapi gatau
gimana cara makainya apa bisa buat kaya dia? Kembali la ke keahlian
masing-masing. Intinya gini, kita mendesain suatu poster misal lah iklan makanan.
Terus tujuan poster itu menarik khalayak ramai agar tergiur dengan makanan yang
kita iklan-kan. Emang pernah ada orang ngeliat iklan nya bilang gini,”Ga apalah makanannya ga terlihat menarik,
yang penting buat gambar posternya dari photoshop”. Lucu juga kalo ada yang
bilang gitu. Orang-orang sih ga peduli mau situ buat manual kek, digital kek,
dari program tercanggih kek, terbaru kek, terbagus kek. Khalayak ramai hanya
melihat iklan produknya saja. Ngapain mikirin sampe buat iklan nya itu dari apa
hedeeh.
Pada ngerti ga sih yang aku jelasin? Semoga pada ngerti ya. Sekedar
menceritakan apa yang kupikirkan nih, maaf kalo ada yang salah. Mohon
komentarnya soal yang salah, karena saya juga baru aja mau tamat SMA dan mau
masuk ke jurusan DKV nih. Makanya kalo salah-salah mohon dimaklumi o:)
*keterangan:
-silab: Tidak sengaja dilakukan karena terhanyut kenikmatan (kira-kira gitu
artinya-_-)
-Orang-orang awam: orang yang hanya melihat permainan, ga tau taktik
sebenernya

NGOMONG APA SIH WOOOOY AKU DI 6 TAHUN LALU AHAHAHAHAAHAHAHA
ReplyDelete