Monday, 15 July 2013

"GA MASALAH HASILNYA, YANG PENTING PROSESNYA"?
Meh, untuk 2 ini sepertinya tidak.

Hari ini Juli ke-14 di tahun 2013, tadi pas tarawihan aku mendadak bingung sendiri. Aku teringat ada kutipan yang bunyinya kek gini,”Ga masalah hasilnya, yang penting usaha saat mengerjakannya”.

Nah, yang tepikirkan pas tarawih itu gini, ga semua hal bisa kita masukin ke kutipan tadi itu. Aku dapat 2 misal di sini. Misal yang pertama dalam permainan papan, Othello/Reversi. Yang kedua dalam mendesain suatu gambar yang bersifat persuasif atau untuk iklan gitu.

Yang pertama kita bahas, kenapa di dalam reversi kutipan itu ga bisa diterima?
Karena tiap aku main reversi kalo langkah-langkah awal aku terlihat sangat unggul oleh orang-orang awam itu malah akan berakibat fatal di tengah permainan. Bukan Cuma kalah, tapi juga kalah telak. Dalam reversi kita harus bisa melihat langkah selanjutnya yang akan lawan pasang dan yang harus kita pasang. Juga kita harus pandai memasang langkah-langkah menjebak yang membuat lawan silab. Sekali aja salah satu pemain salah langkah, bisa sangat fatal hasilnya. Karena itu dalam reversi kita bisa langsung menyerang dengan kekuatan penuh atau merelakan biji tersisa 1-4 untuk melihat langkah lawan dan membawanya ke dalam jebakan kita. Tergantung cara bermain kita dan lawan gimana sih. Nah, balik lagi kenapa gabisa diterima kutipannya? Karena dalam pertandingan ini kita ga hasilnya buruk, kan? Masa sih Ga masalah hasilnya kalah, yang penting pas kita tanding kita sempat hampir telak-kan lawan. Gaadak itu, yang ada lawan ketawa liat kita masuk dalam perangkapnya. Nah, jadi kutipan nih,”Terkadang kita harus rela dipukul di awal pertandingan untuk melihat seberapa besar kekuatan lawan”. Di saat lawan mulai lengah, melemah dan tampak kelemahannya, di saat itu lah kita akan langsung menghabisi nya. Untuk petarung butuh latihan fisik yang disiplin pastinya agar badan kuat dipukulin di awal kan? Gitu juga main reversi, butuh latihan taktik yang banyak agar bukannya rela dipukul malah dibombardir habis-habisan.



Yang kedua kita bahas, kenapa di dalam mendesain suara gambar yang tujuannya untuk khalayak ramai itu ga bisa diterima?
Karena begini, aku pernah dengar dialog gini:

“Keren ya gambarnya”

“Iya lah. Dia pakai Corel Draw la pulak. Aku pakai photoshop mana bisa begini”

Serius. Itu aku gelik kali dengernya. Kenapa? Emang kalo lah ini kita dalam keadaan (bisa dibilang) jago mainin teknik manipulasi dalam photoshop dan kosong gatau gimana caranya pakai corel draw. Terus suatu hari kita diajarin dasar corel draw. Apa bisa kita buat yang dibilang KEREN itu tadi? I don’t think so. Semua itu bukan dari apa yang kita gunakan. Tapi dari apa yang mahir kita gunakan, bisa kita buat. Bahkan dengan MS Paint sekalipun kalo kita jago gunainnya, bisa kita buat yang lebih bagus dari hasil program pengolah gambar lainnya yang profesional gunakan sekalipun. Itu misal dalam digital kan. Kalo lah di manual drawing. Ada yang bilang,”Iya lah, pensil dia lengkap. Aku cuma pakai 2B”. Lah, emang kalo la pensilmu lengkap tapi gatau gimana cara makainya apa bisa buat kaya dia? Kembali la ke keahlian masing-masing. Intinya gini, kita mendesain suatu poster misal lah iklan makanan. Terus tujuan poster itu menarik khalayak ramai agar tergiur dengan makanan yang kita iklan-kan. Emang pernah ada orang ngeliat iklan nya bilang gini,”Ga apalah makanannya ga terlihat menarik, yang penting buat gambar posternya dari photoshop”. Lucu juga kalo ada yang bilang gitu. Orang-orang sih ga peduli mau situ buat manual kek, digital kek, dari program tercanggih kek, terbaru kek, terbagus kek. Khalayak ramai hanya melihat iklan produknya saja. Ngapain mikirin sampe buat iklan nya itu dari apa hedeeh.


Pada ngerti ga sih yang aku jelasin? Semoga pada ngerti ya. Sekedar menceritakan apa yang kupikirkan nih, maaf kalo ada yang salah. Mohon komentarnya soal yang salah, karena saya juga baru aja mau tamat SMA dan mau masuk ke jurusan DKV nih. Makanya kalo salah-salah mohon dimaklumi o:)

*keterangan:
-silab: Tidak sengaja dilakukan karena terhanyut kenikmatan (kira-kira gitu artinya-_-)
-Orang-orang awam: orang yang hanya melihat permainan, ga tau taktik sebenernya

1 comment:

  1. NGOMONG APA SIH WOOOOY AKU DI 6 TAHUN LALU AHAHAHAHAAHAHAHA

    ReplyDelete