Thursday, 1 June 2017

Postingan Pra-4 Juni:
Pasa & Tugas Terakhirnya

Sebuah cerita subjektif dari pandangan saya, Pasa Ramdhaniel, selaku kapten Akhirnya Pariwara! tahun 2017 ini. Cerita ini akan cukup panjang ya, jadi pastikan membacanya di saat kamu dapat meluangkan waktu untuk membaca semua cerita ini.

Oke, selamat membaca!






Sebelum memasuki seputar pameran, ada baiknya mengenal dasarnya terlebih dahulu.
Mengenal seputar jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di Telkom University.


DKV Telkom University berada pada Fakultas Industri Kreatif (FIK), terbagi menjadi 4 peminatan, yaitu: Desain Grafis, Multimedia, Manajemen Desain, dan pastinya Advertising.

Ya, Advertising, atau jarang kami sebut dengan Peminatan Periklanan, lebih jarang pula disebut dengan Peminatan Pariwara.



Lalu, kenapa dinamakan
Akhirnya Pariwara!”?
Ada 3 faktor:

yang ketiga mengikuti tata bahasa baku;

yang kedua agar teman-teman di peminatan advertising Telkom semakin semangat untuk mengikuti perlombaan periklanan bergengsi di Indonesia, Citra Pariwara (dengan terbiasa dengan nama Pariwara diharapkan membaca nama Citra Pariwara mereka menjadi senang untuk ikutan karena Pariwara adalah bagian dari mereka);

yang pertama dan paling utama, karena enak aja dibaca ahahahaha


Akhirnya Pariwara!
Karena Pariwara yang tidak disukai aku ataupun kamu ini tanpa sadar disukai kamu ataupun aku ini. Ya,
Akhirnya Pariwara, akhirnya kita bisa membalas pesan gebetan agar hubungan tetap asoy geboy.
Akhirnya Pariwara, akhirnya kita bisa merenggangkan badan agar tubuh tidak pegal-pegal.

Akhirnya Pariwara, akhirnya DKV Telkom peminatan Pariwara pamerin tugas akhirnya ke khalayak ramai.




Rabu, Mei ke-17 di tahun 2017.
Merupakan hari yang menjadi pembukaan pameran tugas akhir, Akhirnya Pariwara.
Dibuka oleh Dekan FIK dan Kaprodi DKV Telkom University.

Pembukaan ini diadakan secara internal, namun pasca-pembukaan ini seluruh pengunjung sudah diperbolehkan masuk. Dari berbagai peminatan DKV, berbagai jurusan di FIK, dan berbagai civitas Telkom University ramai mengunjungi Galeri Idealoka sampai sore hari.



Kamis, Mei ke-18 di tahun 2017.
Hari ini adalah hari pertama Akhirnya Pariwara. Pada pukul 10 pagi galeri dibuka dengan gembira oleh dosen-dosen DKV Advertising Telkom menyambut para mahasiswa-mahasiswinya, calon-calon lulusan peminatan dan jurusannya.

Ya, pagi ini merupakan pengumuman lulus-tidak lulusnya para peserta pameran yang merupakan peserta sidang akhir di hari senin dan selasa sebelumnya. Cara pengumuman ini bisa dibilang kejutan dari para dosen, tidak ada dari kami yang mengetahui bahwa pengumuman ini dibuka untuk umum.

Perasaan para calon-lulus ini pun menjadi bercampur aduk,




mulai dari tegang,





cemas (ada yang ngantuk juga hehe),





hingga menghibur diri.


Semua berdoa semoga mendapatkan hasil yang terbaik.





Pengumuman yang dilakukan dipanggil perkelompok bimbingan. Dengan hiburan tingkah para dosen yang layaknya seperti mahasiswa pula, ketegangan menjadi naik turun. Ah iya, lulus atau tidak lulusnya akan ditampilkan pada sinar yang dihasilkan oleh proyektor. Gembira, terharu, bahagia, pastinya.

“Akhirnya Lulus!”
Mahasiswa mana yang tidak senang mendapatkannya?














Ya, semua bersyukur. Karena alhamdulilah kita semua mendapatkan hasil “Lulus”.
Walau ada 1 orang teman kita yang mendapatkan “Tidak jadi engga lulus” ahahaha.





Ya, semua bersyukur. Karena setelah kurang lebih 1 tahun pengerjaan Tugas Akhir ini akhirnya kita dapat menyelesaikannya dengan hasil yang diimpikan.

Ah iya, kenapa tampaknya ada anak SMA bahkan anak SD ya?

Karena di hari pengumuman ini, kami diwajibkan memakai kostum yang sesuai dengan tema yang diangkat pada Tugas Akhir masing-masing. Bahkan dosen ikut memakai kostum, karena apa? Biar seru aja katanya. Yah, begitulah dosen kita-kita!





Oke! Sekarang kita masuk ke cerita utama, cerita “Akhirnya Pariwara!”
Ya, setelah tahu dasarnya - akhirnya ceritain pamerannya!





Akhirnya Pariwara!
Pameran Tugas Akhir DKV Advertising Telkom University
Berlangsung (yang seharusnya) dari tanggal 18 – 20 Mei 2017.
Pameran ini berlangsung di Galeri Idealoka, Creative Center Telkom University, Bandung Technoplex.











Pameran ini didatangi oleh berbagai angkatan di peminatan Advertising, berbagai peminatan di DKV, berbagai jurusan di FIK, berbagai jabatan dari dosen sampai ke dekan, dan pastinya pula kerabat-kerabat dari luar fakultas dan luar kampus, bahkan orangtua yang bangga dengan hasil karya anaknya.






Pameran yang diisi oleh 36 peserta Tugas Akhir. Mengangkat berbagai macam masalah dalam kehidupan mulai dari narsisnya para remaja hingga ke virus zika. Mulai dari seputar wisata sampai ke barang dan jasa.





Dengan hasil solusi yang beragam pula, ditampilkan pada tiap booth yang dibuat sedemikian rupa, mulai dari yang sudah asyik dengan cukup dilihat saja, asyik setelah dibaca, sampai asyik karena interaktif kepada pengunjungnya.






-  -  -  -  -  -  -





“Kenduri Tanpa Sandiwara”

Adalah tema Akhirnya Pariwara pada tahun ini. Sebagai acara perdana, mengadakan kenduri meminta doa kepada semua, semoga acara ini lancar seterusnya, dapat menjadi lebih baik kedepannya. Tema tahun ini mengadakan sesi diskusi pula, selayaknya pameran tugas akhir pada umumnya.





Namun melihat pada pameran-pameran lainnya, peminat sejenis seminar kurang ramai diminati, pada pameran ini pun dipilih lah dengan cara "Ngobrol Bebas", dengan mengandalkan ruang kosong pada tengah ruangan, dijadikan lah tempat lesehan untuk berdiskusi bagi siapa yang mau mengikuti.

Layaknya kenduri, siapa yang mau ngobrol cukup datangi kerabat yang ingin diajak ngobrol, saling bertukar pikiran, saling bertanya kabar, dengan gembira, tanpa sandiwara, bukan sekedar-basa-basi-saja.



-  -  -  -  -  -  -



Tapi, tapi, kenapa tiba-tiba pamerannya jadi kepotong gitu ya?!

Oke, akan saya ceritakan.

Bukan sekedar opini namun juga dari data yang saya dapati.
Dibanding peminatan Desain Grafis yang senang dengan mengadakan pameran (terutama pameran tugas akhir), peminatan Advertising di DKV Telkom dapat dibilang minim minatnya untuk mengadakan pameran. Sebelum membuat pameran, ada baiknya mengetahui referensi lainnya, referensi dari pameran DKV kampus lainnya. Seperti halnya How&Why-nya ITENAS, IMAGO dan Ultigraph-nya UMN, Selametan-nya ITHB, atau bahkan yang di kampus sendiri Meanline-nya Desain Grafis Telkom, mereka (hasil bertanya kepada angkatan 2014) kurang mengetahuinya. Beberapa mengetahui tapi lupa nama, banyak yang tidak mengetahui sama sekali.

Waw, halaman ini cukup panjang saya bercerita ya. Tapi ini penting untuk diketahui, karena dengan bercerita diharapkan dimaklumi. Dengan bercerita, diharapkan berbagi ide dan kisah. Dengan bercerita, diharapkan kedepannya banyak tergugah.

Tergugah untuk melanjutkan Akhirnya Pariwara
Tergugah untuk kembali mendukung Akhirnya Pariwara
Tergugah untuk datang ke Akhirnya Pariwara






Saya, sebagai mahasiswa dilema lebih senang ke desain grafis atau pariwara, memiliki semangat untuk membuat pameran tugas akhir ini. Dosen koordinator tugas akhir kami memang ingin membuat pameran, namun tidak berniat besar. Dari sini lah saya mencoba ambil alih untuk memegang bagian publikasinya, namun beliau malah menjadikan saya ketua pameran ini. Oh, dengan senang hati! Sangat disayangkan rasanya bila sampai usai kuliah impian saya sedari lama untuk membuat pameran tugas akhir tidak tergapai. Akhirnya saya menjadi kapten Akhirnya Pariwara.


Akhirnya Pariwara adalah acara perdana. Saya (cukup buruk) memiliki sifat idealis. Melihat kurangnya minat pameran di peminatan Advertising ini saya mencoba untuk membentuknya sendiri, yang bila selesai nanti akan saya koordinasikan kepada anggota (angkatan 2014 dan 2015) dan peserta (angkatan 2013), dan tidak lupa pula dosen-dosen kita.






Di sini masalahnya tiba. Seperti pada umumnya, kita harus memilih salah satu untuk diprioritaskan, dan salah satunya dikorbankan. Saya? Memilih untuk memprioritaskan pameran. Di saat folder Tugas Akhir di laptop dinamakan "Tugas Akhir", pameran ini saya namakan "Tugas Terakhir".


Tidak ada masalah pada awalnya, sampai akhirnya "Hari-Jumat-Itu" tiba. Hari jumat yang tidak dapat saya ceritakan namun yang pastinya cukup mengacaukan seluruh jadwal yang sudah diatur oleh saya. Sejak jumat itu, saya menjadi memprioritaskan Tugas Akhir saya terlebih dahulu. Mulai dari sini miss-koordinasi terjadi. Tidak ada komando kepada anggota karena tidak tahu pula harus berbuat apa, dan ada beberapa hal pula miss-koordinasi dari pihak dosen dan kami. Pihak dosen membuat pemaren hanya sampai Jumat sore saja.


Lalu (PULA) permasalahan puncak muncul pada hari Rabu di mana merupakan H-1 Akhirnya Pariwara dibuka untuk umum. Kembali pada permasalahan di awal, kurangnya minat untuk membuat pameran pada peminatan ini, beberapa peserta pameran menyampaikan aspirasi peserta lainnya, mengatakan bahwa ingin pameran cepat selesainya, bahkan mereka ingin pameran ini sampai hari Kamis saja.






Waw, dengan kekacauan di tugas akhir saya (ya, yang saya katakan pada beberapa halaman sebelumnya mengenai ada yang mendapatkan hasil "Tidak jadi ngga lulus" itu saya wkwkwkwk), saya pun menerima semua yang terjadi pada pameran ini.


Tidak, menurut saya tidak ada yang salah pada pameran ini. Pihak dosen yang memotong jadwal pameran menjadi sampai Jumat? Pihak peserta yang ingin jadwal pameran sampai Kamis? Atau ternyata saya yang tidak dapat mengkoordinis anggota?


Ingin selalu rasanya menyalahkan diri sendiri, namun dukungan dari Sang Nona yang selalu mencerahkan pikiran saya, (terima kasih juga Avatar Aang yang telah membantu saya mencari solusi semua masalah itu), dan ya, tidak dapat menyalahkan diri sendiri. Karena yang saya lakukan untuk DKV Telkom University, seperti kesalahan saya terlunaskan atas kesalahan pihak lainnya. Jadi tidak ada yang salah kan ya? wkwkwkwkwk waduh ini nih di cerita ini nih bagian subjektifnya ahahaha ya, semua dapat dimaklumi kan?






Rasanya semua cerita ini masalah internal untuk diceritakan, tidak sepantasnya?
Oh tidak, seperti yang saya katakan sebelumnya, karena dengan bercerita diharapkan dimaklumi. Dengan bercerita, diharapkan berbagi ide dan kisah. Dengan bercerita, diharapkan kedepannya banyak yang tergugah.


Yang tadinya minat untuk membuat pameran kurang menjadi semangat untuk melanjutkan
Yang tadinya koordinasi antar mahasiswa dan dosen kurang dapat menjadi oke nantinya
Yang tadinya sedikit yang gelisah untuk membuat pameran menjadi banyak yang tergugah.





Pameran untuk apa? Untuk tiap pribadi,
membuat setiap individu percaya diri pastinya. Percaya diri bahwa dirinya dari DKV Advertising Telkom University, bangga berada pada jurusan ini, menyatukan kembali antar angkatan agar saling mengenali dan saling bantu-membantui.





Pameran untuk apa? Untuk Telkom University,
menaikkan peminat DKV Telkom ini, dan kalo saya pribadi: agar masyarakat tahu bahwa Telkom University bukan STT Telkom lagi wkwkwk udah beda euy, seriusan deh. Terus DKV kita bukan ke telkom telkom gitu bukaaaan, sama kok kaya DKV DKV lainnya ahahahaha



Ya! Kelar sudah cerita permasalahan ini!








Walaupun masalah-masalah itu terjadi,

senang rasanya mendengar dan mendapatkan feedback positif dari berbagai pihak mengenai acara ini. Seperti halnya tujuan saya membuat pameran pada tahun ini, memang untuk membangkitkan awareness ke masyarakat terlebih dahulu, semoga tahun berikutnya dapat dilanjuti oleh angkatan-angkatan selanjutnya kami.





Walaupun masalah-masalah itu terjadi,




senang rasanya dapat senang bersama dosen-dosen kami.





Walaupun masalah-masalah itu terjadi,





senang rasanya dapat menghibur dan menginspirasi. Memotivasi peminatan bahkan jurusan lain yang masih mengerjakan tugas akhirnya.





Menyadarkan kami bahwa dosen-dosen, kerabat, dan terutama orangtua kami terus mendukung kami menjadi pribadi yang lebih baik lagi.





Ya, semoga pihak kampus mendukung kami selalu agar tetap terlaksanakannya pameran yang menggembirakan masyarakat di tahun-tahun berikutnya.





Dan ya, semoga pihak-pihak pendukung lain seperti halnya media partner yang telah banyak membantu kami dalam penyebaran publikasi tetap mendukung kami pada Akhirnya Pariwara tahun selanjutnya.



Dan kamu, kamu yang telah ikut mempublikasi mengenai acara ini baik secara besar ataupun kecil seperti sekedar tag kami di instagram stories, terima kasih banyak dari kami untuk kamu.





Terima kasih
Terima kasih untuk kamu semua


Salam saya,
p a s a  r a m d h a n i e l






-  -  -  -  -  -  -



Sugesti pencuci otak sebagai penutup.


Mulai hari ini sampai seterusnya, setiap kamu membaca, mendengar, berkata, ataupun menuliskan kata "AKHIRNYA"


Kamu akan mengingat #akhirnyaPariwara



ahahahahahahahahahahaha
pari - wara - pari - wara - akhirnyapariwara!



video

follow coy @akhirnya.pariwara
di http://instagr.am/akhirnya.pariwara

No comments:

Post a Comment